Minggu, 02 Juni 2013





Ideologi negara dan tujuan negara selalu berjalan searah oleh sebab itu hubungan antara keduanya adalah seperti dua sisi mata uang yaitu berbeda tapi tidak dapat dipisahkan.

Setipa negara pasti memilki ideology negara dan tujuan negara. Oleh sebab itu, di dunia ini terdapat berbagai macam teori tujuan negara yakni sebagai berikut :

1.      Teori Kekuasaan Negara
2.      Teori Pemeliharaan Agama dan Kesejahtraan Rakyat
3.      Teori Kebesaran Negara dan Kehormatan Negara
4.      Teori Perdamian Dunia
5.      Teori Penjaminan Hak dan Kebebasan

1.      Teori Kekuasaan Negara
Teori kekuasaan negara ini berawal dari cina yaitu pada masa pemerintahan lord shang, pada masa itu keadaan politik tidak menentu dan terjadinya banyak kerusuhan lalu setiap gubernur di setiap wilayah tidak ingin tunduk pada pemerintahan pusat. Oleh sebab itu, para bangsawan menjadi merdeka dan seolah-olah berdaulat selaku raja kecil

Oleh sebab itu lord shang menyatakan dalam suatu pemerintahan akan ada yang selalu berhadapan yaitu pemerintahan dengan rakyat maka dari kedua itu harus ada yang lemah atau dapat dikatakan apabila pemerintahan kuat maka rakyat lemah ataupun sebaliknya. Dari pernyatann tersebut dapat disimpulkan agara tidak terjadinya banyak tindakan anarki dari rakyat maka pemerintahan lah yang harus kuat.
Dalam rangka mempersiapkan pemerintahanyan yang kuat maka perlu dibuat armada tentara yang kuat dan tangguh, berdisiplin tidak mewah, dan bersiap menghadapi tantangan internal maupun external. Tidak hanya itu untuk memenuhi kekuasaan negara tersebut perlunya suatu teknik untuk mengorbankan kebudayaan rakyat karena kebudayaan ini merugikan negara.

2.      Teori Pemeliharaan Agama dan Kesejahtraan Rakyat
Pengguna teori ini adalah al-mawardi yang merupakan juris sunni dalam doktrin islam dan dalam teori ini diadakannya khalifah atau pemerintahan dalam suatu negara yang bertujuan menggatikan tugas kenabian setelah nabi wafat. Sehingga para junis sunni mengasumsikan bahwa tujuan negara adalah untuk memelihara agama dan mensejahtrakan rakyat.

Tujuan umum dari teori ini adalah :
1.      Mempertahankan dam memlihara agama yang telah ditetapkan dan ijma dari kaum salaf
2.      Memelihara hukum syara dan hak rakytat
3.      Melaksanakan kepastian hukum bagi setiap subjek hukum dan memberlakukuan keadialan sesungguhnya yang bersifat universal
4.      Melindungi wilayah islam dan kehormatan islam
5.      Jihad terhadap orang yang menentang islam setelah ada dakwah sebagai wujud eksistensi islam
6.      Membangun kekuatan untuk melawan musuh
7.      Ijtihad
8.      Pengurusah keefektifan baitul mal
9.      Meminta doktrin orang-orang terperaya
10.  Membuat khalifah mengani dan meneliti keadaan sebenarnya dalam memelihara dan agama.

3.      Teori Kebesaran dan Kehormatan Negara
Pembuat teori ini adalah Niccolo Machiavelli. Pada dasar nya teori ini memilki kesamaan dengan teori kekuasaan negara dari lord shang karena persamaan keadaan wilayah mereka pada saat itu.

Karena melihat kedaan negara yang tidak terkendali dan negara (raja) maupun paus tidak dapat menyatukan italia ke arah suatu perwujudan negara. maka Niccolo Machavelli pada tahun 1513 membuat buku berjudul II Priciple atau sang pangeran, buku ini menganjurkan kepada para pemegang kekuasaan agar tidak usah menggunakan kesusilaan dan agama dalam memerintah atau bila perlu licik dan tidak perlu menepati janji dan sebaiknya raja ditakuti rakyat.

Namun dalam teroi lord shang dengan niccolo machaveli ini terdapat perbedaan yakni tujuan dari lord shang adalah kekuasaan negara sedangakan pada niccolo machiavelli hanya dijadikan sebagai alat dan perantara karena tujuan negara bagi niccolo machavelli adalah kebesaran dan kehormatan negara. dari sini dapat diketahui bahwa negara memilki tujuan sekunder dan tujuan primer dalam artian tujuan sebenarnya dan tujuan bukan sebenarnya.

4.      Teori Perdamaian Dunia
Teori ini dibuat oleh Dante Alleghiere. Dia merupakan seorang filsof dan penyair lalu memilki pengaruh politik di negaranya. Pada tahun 1313 dibuat buku dengan judul die monarchia sama seperti buku lain yang membahas mengenai tujuan negara pada saat itu buku ini dibuat dalam keadaan negara yang tidak stabil karena terjadi pengaruh dan perebutan kekuasaan antara raja dengan partai politik. Dalam teori nya dante cenderung memihak kepada raja atau anti-paus. Dalam teori nya dante mengatakan bahwa paus hanya berdaulat pada bidang kerohanian saja meskipun yang diatur dan dianjurkan oleh negara adalah agama, dante menyarankan agar raja dan paus bekerja sama untuk menciptakan perdamaian dunia.

Inti dari teori ini bahwa dante mengrahkan dan mempetegas bahwa sesungguhnya tujuan negara adalah menciptkan perdamian dunia dan hal ini dapat dilakukan dengan cara membuat undang-undang yang seragam untuk kebaikan bersama dan negara harus bersifat progresif mengejar kemajuan rakyat bukan kepentingan perseorangan. Oleh karena itu sistem kenegaraan yang baik adalah imperium atau kerajaan dunia oleh sebab itu menurut dante yang cocok menjadi raja adalah raja jerman yang telah menggantikan imperium romawi.

5.      Teori Penajaminan Hak dan Kebebasan
Teori ini dikembangkan oleh Immanuel Kant. Seorang berkebangsaan jerman dan penganut teori perjanjian masyarakat dan kedaulatan rakyat. Tujuan negara ini diasumsikan dengan keadaan seseorang semenjak lahir bahwa kedudukan mereka semua adalaj merdeka dan sederajat. Dari pernyataan tersebut dapat disebutkan bahwa negara harus menjaga hak dan kebebasan warganya dan oleh karena itu warga negara tidak usah tunduk pada undang-undang sebelum mendapat persetujuan rakyat dan rakyat dijadikan sebagai subjek dalam pemerintahan atas dasar hak-hak kekuatan sendiri

Dari teori ini dapat dikatan bahwa teori ini tidak bertujuan untuk mensejahtrakan rakyat karena negara diposisikan pasif hanya sebagai  panjaga ketertiban hukum dan pelindung hak serta kebebasan warga negara.

0 komentar:

Poskan Komentar

Subscribe to RSS Feed Follow me on Twitter!